
Biru bukan mata hitamku
Merah bukan urai rambutku
Peneliti aku cuma di kala tertentu
Pengamat aku cuma seketika waktu
Corat-coret manusia kubaca sekali-sekala
Sekitaran berita ada jua tak sempat kuterpa
Kemampuanku punya batasan
Kerelaanku kadang keterpaksaan
Hidup dikatakan orang umpama putaran roda
Satu-satu waktu atau ketika
Lain-lain pula situasinya
Yang manis yang pahit telah pernah aku telan keduanya
Bancuhan hidup juga kubiasa akan ketegalannya
Realiti padaku timbul sepanjang masa
Selitan fantasi kuumpama penceria suasana
Nyata itu tiada kusangkal akan hadirnya ia
Ilusi mungkin sekadar harapan mimpi bersinggahsana
––––•(-• (¶u3 LinÐungan ßulan) •-)•––––



































































0 »comment«:
Post a Comment